Selasa, 26 Mei 2015

Kamen Rider Ghost Akan Menjadi Serial Penerus Kamen Rider Drive


Akhirnya setelah banyak dirumorkan bahwa serial Kamen Rider penerus Kamen Rider Drive memiliki tema fashion, hal ini terbantahkan dengan didaftarkannya merek dagang dengan judul Kamen Rider Ghost.

Pahlawan baru kita ini akan muncul untuk pertama kali pada film musim panas Kamen Rider Drive yang akan debut pada bulan Agustus nanti.

Harap bersabar untuk menunggu informasi yang selanjutnya!

Senin, 25 Mei 2015

Lini Figure SHODO Kamen Rider VS Diumumkan


Setelah sebelumnya sukses dengan lini figure SHODO untuk Dragon Ball, kini lini figure 4 inchi SHODO Bandai Jepang akan merilis seri Kamen Rider, dan gelombang pertama dari SHODO Kamen Rider VS adalah dari era Showa.




Gelombang pertama dari lini figure ini telah dilaporkan adalah sebagai berikut:
  1. Kamen Rider Ichigo
  2. Kamen Rider V3
  3. Kamen Rider X

Meskipun hanya Kamen Rider Ichigo yang ditampilkan pada gambar diatas, namun set empat akan dirilis pada September dan akan dikenakan biaya sebesar ¥ 500.

Sumber: Tokunation

Medic Roimyudo & Kamen Rider Drive Type Tridoron Terlihat di Lokasi Syuting


Foto terbaru dari lokasi syuting Kamen Rider Drive, kali menampilkan Medic dan Drive Type Tridoron.

Sepertinya keduanya terlibat dalam sebuah pertarungan. Apa wujud Medic Roimyudo adalah yang tergantung pada pepohonan disebelah kiri?

Senin, 18 Mei 2015

Rumor Kamen Rider 2015 Akan Menggunakan Gantungan Baju & Tombol Untuk Berubah


Rumor baru muncul mengenai Kamen Rider baru yang akan debut tahun ini. Dimohon untuk tidak menganggapi rumor ini terlalu serius. Berikut rumornya!

Tahun inikita akan melihat seorang Kamen Rider baru yang menggunakan tombol untuk berubah yang dimasukkan kedalam sabuk yang akan dilindungi oleh sebuah tirai yang berbentuk seperti aura, dan ini akan membuatnya seperti ruang ganti pakaian.


Dan sebagai senjatanya, Rider ini akan menggunakan sebuah busur dan anak panah yang berbentuk seperti gantungan baju.

Rumor ini bisa saja salah, namun tidak menutup kemungkinan rumor ini benar adanya. Harap bersabar untuk informasi yang selanjutnya.

Sumber: Carception Henshin melalui JEFusion

Minggu, 17 Mei 2015

Captain Tsubasa Menjadi Inspirasi Bagi Banyak Pesepakbola Dunia


“Bola adalah teman”

Jika anda termasuk salah satu orang yang ketika kecil selalu setia di depan televisi saat sore hari untuk menonton serial animasi “Captain Tsubasa” maka anda menjadi salah satu orang yang menyaksikan sebuah anime bersejarah yang merubah nasib sepakbola di Jepang.

Sejak Captain Tsubasa masuk ke Indonesia yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta, semakin banyak anak-anak di Indonesia yang gemar bermain sepakbola baik itu dilapangan ataupun dipinggir jalan sambil sesekali menirukan adegan-adegan tendangan yang ada di animasi tersebut.

Jauh sebelum menginspirasi anak-anak di Indonesia, Captain Tsubasa sudah menginspirasi negeri asalnya Jepang dan membuat sepakbola seperti terlahir kembali.


Baseball adalah olahraga nomor satu di Jepang. Pertandingan baseball di tingkat profesional bahkan di kejuaraan tingkat sekolah pun selalu ramai ditonton di stadion. Sedangkan sepakbola di Jepang masih berjuang di tingkat amatir.

Mata dunia sepakbola mulai melihat ke Jepang ketika ada seorang anak muda yang bernama Hidetoshi Nakata yang dibeli oleh Perugia untuk bermain di Serie A ditahun 1998. Meski bukan pemain Jepang pertama yang bermain di Eropa (Kazu Miura menjadi pemain pertama) bisa dibilang Nakata lah yang membuka pintu bagi pemain Jepang lainnya melakukan invasi ke Eropa.

Dan semua itu tidak terlepas dari jasa Captain Tsubasa. Kenapa bisa begitu?

Saya bukanlah fans sepakbola. Saya tidak menyaksikan pertandingan sepakbola di televisi ataupun video sepakbola.” ujar Nakata seperti yang dikutip oleh Shisei Uchida dari Weekly Shonen Jump yang juga adalah publisher dari manga dan anime Captain Tsubasa.

Saya tidak menyaksikan sepakbola sekarang dan ketika saya pensiun itu tidak akan berubah, saya tidak akan menontonnya. Saya tidak mengerti kenapa seseorang bisa menjadi fans sepakbola.

Bagaimana bisa seorang yang tidak suka dengan sepakbola bisa menjadi pemain sepakbola yang mungkin terbaik atau terbesar dalam sejarah sepakbola di Jepang?

Jawabannya adalah Captain Tsubasa.

Ketika Nakata kecil, ia hanyalah anak kecil normal yang sehari-harinya diisi dengan belajar dan semua itu berubah ketika ia mulai membaca manga Captain Tsubasa.

Sejak saat itu Nakata mulai mencoba bermain sepakbola namun bukan untuk hobi tetapi hanya untuk menirukan beberapa trick yang ada didalam komik terutama “overhead kick” atau yang di Indonesia dikenal dengan “tendangan balik Bandung” yang memang menjadi jurus paling terkenal dari Tsubasa Ozora.

Karena dinilai memiliki talenta bermain sepakbola, Nakata pun mulai mencoba serius menekuni sepakbola dan bermimpi untuk menjadi pemain profesional. Impian yang akhirnya menjadi kenyataan.


Apa yang dialami Nakata tidak jauh berbeda dari generasi pesepakbola Jepang berikutnya seperti Keisuke Honda dan Shinji Kagawa yang mengatakan mereka tumbuh berlatih sepakbola dengan membaca manga dan menonton anime Captain Tsubasa.

Ketenaran Captain Tsubasa memang tidak hanya di Jepang tetapi sudah mendunia. Legenda Juventus Alessandro Del Piero mengakui jika ia selalu menonton anime ini ketika kecil. Ditahun 2011 sang pencipta, Yoichi Takahashi bahkan memberikan Del Piero sebuah gambar khusus Captain Tsubasa yang ditanda tanganinya.

Dua bintang sepakbola asal Spanyol, Fernande Torres dan Andres Iniesta juga menjadikan Captain Tsubasa sebagai salah satu inspirasi mereka ketika kecil untuk menjadi pemain sepakbola.

Ditahun 2012, Torres berada di Jepang untuk bermain di Piala Dunia antar klub bersama Chelsea dan dalam satu wawancara dengan media Jepang, Torres mengatakan jika ia mulai bermimpi menjadi pemain sepakbola karena menonton “Oliver y Benji” (sebutan serial animasi Captain Tsubasa di Spanyol).

Ketika saya kecil, semua orang di sekolah membicarakan sabuah kartun sepakbola dari Jepang.

Serial animasi berjudul Oliver (Tsubasa Ozora) y Benji (Genzo Wakabayashi) yang bercerita tentang dua pemain muda yang berawal dari pemain tim junior, masuk ke tim nasional, memenangkan Piala Dunia, kemudian pindah ke Eropa untuk bermain di Barcelona dan Bayern Munchen. Jadi, itu seperti sebuah mimpi.

Saya mulai bermain sepakbola karena ini dan karena kakak saya memaksa. Saya suka menonton anime dan saya ingin menjadi Oliver ketika bermain sepakbola. Itu adalah kesan pertama saya tentang Jepang.” ujar Torres.

Sedangkan Iniesta sekarang kerap dibilang sebagai Tsubasa Ozora didunia sepakbola yang sesungguhnya karena aksinya dilapangan hijau yang memang kerap seperti apa yang dilakukan oleh Tsubasa baik di manga ataupun anime.


Yoichi Takahashi sendiri tidak mengira jika hasil karyanya ini membuat banyak anak-anak di Jepang dan bahkan di seluruh dunia bermimpi untuk menjadi pemain sepakbola. Captain Tsubasa sendiri bukanlah manga pertama di Jepang yang bercerita tentang sepakbola.

The Red-Blooded Eleven dan Downtown Samurai adalah manga pertama tentang sepakbola di Jepang yang dibuat karena kesuksesan tim nasional Jepang yang berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade 1968 namun keduanya tidak terlalu laris dipasaran.

Takahashi sendiri juga awalnya adalah seorang penggemar baseball dan ia mulai menyukai sepakbola setelah menonton Piala Dunia 1978. Setelah itu ia menjadi penggemar dari Johan Cruyff dan FC Barcelona jadi tak heran jika ia membuat cerita Captain Tsubasa akhirnya bermain di Eropa bersama klub asal Katalan tersebut.

Federasi sepakbola Jepang (JFA) pun merasa berterima kasih kepadanya karena telah menciptakan Captain Tsubasa yang membuat nasib sepakbola berubah dan mulai menyaingi kepopuleritasan dari baseball.

Karena hal ini pula akhirnya di tahun 1993, Jepang memutuskan untuk membuat liga sepakbola profesional atau J.League yang berimbas dengan prestasi Samurai Blue yang berhasil lolos ke Piala Dunia dan sekarang menjadi negara peraih gelar Piala Asia terbanyak.


Jika di Indonesia guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, maka gelar itu rasanya juga layak disematkan kepada Takahashi di Jepang atas jasanya yang membuat sepakbola semakin berkembang dan anak-anak di Jepang bermimpi menjadi pemain sepakbola profesional karena karakter komik yang ia ciptakan.

Jika saja tidak ada Captain Tsubasa, anak-anak di Jepang seperti Hidetoshi Nakata, Keisuke Honda dan Shinji Kagawa mungkin tidak akan pernah bermain sepakbola. Mereka semua mengejar mimpi mereka melalui Captain Tsubasa!

Sumber: The Daily Japan

Rabu, 13 Mei 2015

Permen Kesukaan Tomari Shinnosuke Mulai Diproduksi & Dijual


UHA dan Kamen Rider Drive telah bekerja sama untuk berbagi permen kesukaan Shinnosuke kepada semua orang. Permen ini mulai diproduksi dan dijual kepasaran untuk para penggemar Kamen Rider.



Pada bagian depan kemasannya menampilkan maskot UHA yang berupa seekor sapi, sementara pada bagian belakangnya menampilkan 5 wujud Kamen Rider Drive. Dan menurut laporan, cemilan sudah habis terjual di situs Amazon.

Kamen Rider X Kamen Rider Drive & Gaim Movie Wars Full Throttle Collector's Pack Terungkap


Berikut ini ada tampilan untuk sampul Kamen Rider X Kamen Rider Drive & Gaim Movie Wars Full Throttle collector's pack.


Dalam sampul ini menampilkan Kamen Rider Drive, Gaim, Mach, Baron, Zangetsu dan Ryugen dalam satu gambar. Collector's pack akan dijual eceran dengan harga 7800 yen dalam format blu-ray dan 6800 yen dalam format DVD. Ini akan dirilis pada 13 Mei besok.